Kapan Pintu Rezeki Ditutup dan yang Lain Dibuka untuk Anda? Simak Ini

Screenshot_1036 Ada pendapat ulama, mengatakan, jika salah satu pintu rezeki tertutup maka akan terbuka pintu rezeki yang lain. Bagaimanakah sebenarnya jatah rezeki setiap orang? simak penjelasan Pimpinan Pesantren Darush Sholihin Yogyakarta, Muh Abduh Tuasikal, berikut ini.

Ibnu Mas’ud, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ رُوْحَ القُدُسِ نَفَثَ فِي رَوْعِي إِنَّ نَفْسًا لاَ تَمُوْتَ حَتَّى تَسْتَكْمِلَ رِزْقُهَا ، فَاتَّقُوْا اللهَ وَأَجْمِلُوْا فِي الطَّلَبِ ، وَلاَ يَحْمِلَنَّكُمْ اِسْتَبْطَاءَ الرِّزْقُ أَنْ تَطْلُبُوْهُ بِمَعَاصِي اللهَ ؛ فَإِنَّ اللهَ لاَ يُدْرِكُ مَا عِنْدَهُ إِلاَّ بِطَاعَتِهِ

”Sesungguhnya ruh qudus (Jibril), telah membisikkan ke dalam batinku bahwa setiap jiwa tidak akan mati sampai sempurna ajalnya dan dia habiskan semua jatah rezekinya. Karena itu, bertakwalah kepada Allah dan perbaguslah cara dalam mengais rezeki. Jangan sampai tertundanya rezeki mendorong kalian untuk mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Karena rezeki di sisi Allah tidak akan diperoleh kecuali dengan taat kepada-Nya.” (HR. Musnad Ibnu Abi Syaibah 8: 129 dan Thabrani dalam Al Mu’jam Al Kabir 8: 166, hadits shahih.

Hadis di atas ini sebagai penjelas bahwa yang dimaksud memperbagus dalam mencari rezeki adalah bekerja dengan mencari yang halal.

Bila Pintu Rezeki Ditutup

Dalam hal rezeki yang mesti dipahami ada dua yang begitu penting yaitu:

– Jatah rezeki tetap terus ada selama nyawa kita masih ada.
– Jika salah satu pintu rezeki tertutup, maka akan terbuka pintu rezeki yang lain.

Terkait kedua hal tersebut, perhatikan perkataan Ibnul Qayyim rahimahullah berikut.

Beliau berkata: “Fokuskanlah pikiranmu untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan menyibukkannya dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin, selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti datang. Jika Allah -dengan hikmahNya- berkehendak menutup salah satu jalan rezekimu, Dia pasti –dengan rahmatNya- membukan jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu.

Renungkanlah keadaan janin, makanan datang kepadanya, berupa darah dari satu jalan, yaitu pusar.

Lalu ketika dia keluar dari perut ibunya dan terputus jalan rezeki itu, Allah membuka untuknya DUA JALAN REZEKI yang lain (yakni dua puting susu ibunya), dan Allah mengalirkan untuknya di dua jalan itu; rezeki yang lebih baik dan lebih lezat dari rezeki yang pertama, itulah rezeki susu murni yang lezat.

Lalu ketika masa menyusui habis, dan terputus dua jalan rezeki itu dengan sapihan, Allah membuka EMPAT JALAN REZEKI lain yang lebih sempurna dari yang sebelumnya; yaitu dua makanan dan dua minuman. Dua makanan yaitu dari hewan dan tumbuhan. Dan dua minuman yaitu dari air dan susu serta segala manfaat dan kelezatan yang ditambahkan kepadanya.

Lalu ketika dia meninggal, terputuslah empat jalan rezeki ini, Namun Allah Ta’ala membuka baginya -jika dia hamba yang beruntung- DELAPAN JALAN REZEKI. Itulah pintu-pintu surga yang berjumlah delapan, dia boleh masuk surga dari mana saja dia kehendaki.

Dan begitulah Allah Ta’ala, Dia tidak menghalangi hamba-Nya untuk mendapatkan sesuatu, kecuali Dia berikan sesuatu yang lebih afdhal dan lebih bermanfaat baginya. Dan itu tidak diberikan kepada selain orang mukmin, karenanya Dia menghalanginya dari bagian yang rendahan dan murah, dan Dia tidak rela hal tersebut untuknya, untuk memberinya bagian yang mulia dan berharga.” (Al Fawaid, hal. 94)

Perbaiki Cara Mencari Rezeki

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِىَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ

“Wahai umat manusia, bertakwalah engkau kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-benar telah mengenyam seluruh rezekinya, walaupun terlambat datangnya. Maka bertakwalah kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki. Tempuhlah jalan-jalan mencari rezeki yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Ibnu Majah no. 2144, dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani).

Dalam hadits tersebut terdapat dua maslahat yang diperintahkan untuk dicari yaitu maslahat dunia dan maslahat akhirat. Maslahat dunia dengan pekerjaan yang halal, maslahat akhirat dengan takwa.

Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan alasan kenapa dua hal itu digabungkan. Beliau berkata, “Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam menggabungkan antara maslahat dunia dan akhirat dalam hadits “Bertakwalah engkau kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki.”

Nikmat dan kelezatan akhirat bisa diraih dengan ketakwaan pada Allah. Ketenangan hati dan badan serta tidak rakus dan serakah pada dunia, dan tidak ada rasa capek dalam mengejar dunia, itu bisa diraih jika seseorang memperbagus dalam mencari rezeki.

Oleh karenanya, siapa yang bertakwa pada Allah, maka ia akan mendapatkan kelezatan dan kenikmatan akhirat. Siapa yang menempuh jalan yang baik dalam mencari rezeki (ijmal fii tholab), maka akan lepas dari rasa penat dalam mengejar dunia. Hanyalah Allah yang memberikan pertolongan.” (Lihat Al Fawaid, hal. 96).

Berarti jika kita mendapatkan keuntungan dunia dan akhirat serta tidak ada rasa letih dalam mencari nafkah, maka cukupkanlah diri pada pekerjaan yang halal.

Akibat Pekerjaan yang Haram

Mengapa harus cari yang haram yang ujungnya hanya kesia-siaan, membuat amalan tidak diterima?

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ ( يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ) وَقَالَ (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ) ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu thoyyib (baik). Allah tidak akan menerima sesuatu melainkan dari yang thoyyib (halal). Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Firman-Nya: ‘Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.’ Dan Allah juga berfirman: ‘Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik-baik yang telah kami rezekikan kepadamu.’” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do’anya?” (HR. Muslim no. 1015).

Ibnu Rajab menyatakan, “Berdasarkan hadits di atas, ada isyarat bahwa amalan seseorang tidaklah diterima kecuali jika mengonsumsi yang halal. Memang benar bahwa makan yang haram hanyalah merusak amalan dan membuat amalan tidak diterima. Karena setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa Allah tidaklah menerima kecuali dari yang thoyyib (halal), lalu dilanjutkan dengan ayat,

( يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ)

“Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al Mu’minun: 51).

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ)

“Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik-baik yang telah kami rezekikan kepadamu” (QS. Al Baqarah: 172).

Berdasarkan ayat di atas, para rasul dan umatnya diperintahkan untuk makan makanan yang halal dan diperintahkan pula untuk beramal shalih. Selama seseorang mengonsumsi yang halal, maka amal shalih bisa diterima. Jika yang dikonsumsi tidaklah halal, bagaimana mungkin amalannya bisa diterima? (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 1: 260).

Akibat buruk lainnya dari pekerjaan yang haram disebutkan dalam perkataan Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

مَنْ نَبَتَ لَحْمُهُ مِنَ السُّحْتِ فَالنَّارُ أَوْلَى بِهِ

“Siapa yang dagingnya tumbuh dari pekerjaan yang tidak halal, maka neraka pantas untuknya.” (HR. Ibnu Hibban 11: 315, Al Hakim dalam mustadroknya 4: 141. Hadits ini shahih kata Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ no. 4519)

Ingatlah pula kata ‘Umar,

بالورع عما حرَّم الله يقبلُ الله الدعاء والتسبيحَ

“Dengan sikap wara’ (hati-hati) terhadap larangan Allah, Dia akan mudah mengabulkan do’a dan memperkanankan tasbih (dzikir).” (Dinukil dari Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab Al Hambali, 1: 275).

Semoga Allah mencukupkan diri kita dengan yang halal dan dijauhkan dari yang haram.

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak” [Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu] (HR. Tirmidzi no. 3563, hasan menurut At Tirmidzi, begitu pula hasan kata Syaikh Al Albani). (Muh Abduh Tuasikal/rumaysho.com).

 

Ayo Ikuti Jejak mereka yang sudah mengikuti Promil dengan Madu Penyubur Kandungan

Sebagian Pasangan Suami Istri Sudah Menikah Lama Tapi Tidak Juga Dikaruniai Keturunan, Hal Ini Harus Segera Diatasi Karena Jika Berlarut Larut Akan Mengakibatkan :

- Depresi karena khawatir tidak memiliki momongan selamanya

- Digunjing tetangga tetangga anda

- Tidak enak terhadap mertua

- Bahkan tak sedikit pasangan melakukan Perceraian karena tidak kunjung memiliki momongan

Dan lagi yang perlu anda ingat. Jangan pernah anggap remeh kondisi anda yang sulit mendapatkan momongan. Semakin usia anda bertambah maka kesuburan akan semakin menurun. Karena dengan Usia yang semakin tua semakin kecil kemungkinan untuk mendapatkan keturunan.

KEINGINAN ANDA UNTUK SEGERA MEMILIKI ANAK SANGATLAH KUAT, NAMUN SEGALA UPAYA YANG DITEMPUH BERAKHIR SIA-SIA.

JANGAN KHAWATIR KINI ADA CARA ALAMI UNTUK MENGATASI MASALAH KESUBURAN ANDA.

KINI TELAH HADIR !

MADU PENYUBUR KANDUNGAN WANITA DAN PRIA

www.madukesuburan.comMadu penyubur kandungan al mabruroh ini merupakan minuman khusus untuk wanita dan pria dewasa yang diformulasikan secara khusus dari bahan herbal alami. Madu penyubur kandungan ini bekerja untuk menjaga kesehatan organ reproduksi (pria dan wanita), untuk membantu mencegah dan mengatasi kemandulan.

"Khasiat apa saja yang terkandung dalam sebotol Madu Penyubur Al Mabruroh ?"

Khasiat Madu Penyubur Wanita :

  • Menstimulasi kinerja hormon

  • Merangsang pematangan sel telur

  • Membantu menyuburkan kandungan

  • Menjaga kesehatan reproduksi

  • Mengatasi gangguan haid dan keputihan

  • Mencegah kemandulan sejak dini

Khasiat Madu Penyubur Pria :

  • Mengatasi kemandulan

  • Mengentalkan sperma

  • Menjadikan sperma menjadi berkualitas

  • Untuk menjaga kesehatan tubuh

"Apakah Madu Penyubur Al Mabruroh AMAN untuk dikonsumsi ?"

Madu Penyubur Al Mabruroh sudah pasti AMAN untuk dikonsumsi, dan tentunya TANPA EFEK SAMPING. Komposisi Madu Penyubur Al Mabruroh, antara lain : madu pilihan, sari kurma, ekstrak kemangi, ekstrak barucina, ekstrak adas, dan serbuk pucuk bunga kurma.

Madu Penyubur Al Mabruroh juga sudah terdaftar pada

Madu wanita : DEPKES P-IRT 209320101800

Madu pria : POM TR 153685241

"Lalu Berapa Harga Madu Penyubur Ini?"

Madu Penyubur Wanita Rp 90.000/botol

Madu Penyubur Pria Rp 65.000/botol

(belum termasuk ongkir)

 Dapatkan HARGA LEBIH MURAH dengan membeli PAKET Madu !

1 paket  @ Rp. 149.000/paket = Rp 149.000 saja!

2 paket @ Rp. 129.500/paket = Rp 259.000 saja!

3 paket @ Rp. 113.000/paket = Rp 339.000 saja!

(Belum termasuk ongkir)

BELI SEKARANG JUGA !!!

PEMESANAN OTOMATIS VIA WA ADMIN MADU PENYUBUR KANDUNGAN 08562765088 KLIK DISINI

wa-1 madu penyubur kandungan

KARENA KHUSUS HARI INI ADA BONUS GRATIS 1 PCS TEST PACK

HANYA UNTUK PEMBELIAN 1-2 PAKET MADU PENYUBUR

 

"Lantas saya harus minum berapa botol agar bisa hamil?"

Hasil pada tiap konsumen berbeda-beda sesuai kondisi tubuh masing-masing konsumen dan yang pasti kehamilan adalah MUTLAK kehendak Allah 'Azza Wa Jalla, dan semoga madu ini menjadi lantaran untuk mendapatkan momongan.

MADU PENYUBUR KAMI ASLI 100% DARI AL MABRUROH

CEPAT BERTINDAK SEKARANG JUGA, KARENA HARGA MADU KESUBURAN BISA NAIK SECARA TIBA TIBA TANPA PEMBERITAHUAN.

Bayangkan...jika anda hamil dan memiliki momongan? uang untuk membeli madu kesuburan tidak ada artinya sama sekali dibandingkan kebahagiaan anda.

HATI-HATI BANYAK BEREDAR BARANG PALSU & JANGAN MUDAH TERGIUR DENGAN HARGA MURAH !

kami men jual madu penyubur kandungan al mabruroh asli, alami, aman, dan terpercaya

CARA KONSUMSI MADU KESUBURAN CEK VIDEO DI BAWAH INI

Silahkan pesan & bayar sekarang juga !

PEMESANAN OTOMATIS VIA WA ADMIN MADU PENYUBUR KANDUNGAN 08562765088 KLIK DISINI

madu penyubur kandungan bbm-1

tlp

wa-1 madu penyubur kandungan sms

GARANSI 100% MADU PENYUBUR PASTI DIKIRIM DAN SAMPAI KETANGAN ANDA

*Disclaimer : Hasil yang didapat dan waktu yang dibutuhkan setiap orang dalam pemakaian madu penyubur kandungan dan bisa berbeda-beda tergantung frekuensi penggunaan dan kondisi masing masing individu.

Via SMS/WA/BBM

Format Pemesanan :

PM # NAMA  # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH PAKET MADU YG DIPESAN

Contoh :

PM # ANDI # JL NUKLIR 5 DESA CIBITUNG, RT 05, RW 06, KEC. RAPOCINI, LAMPUNG SELATAN # 2 PAKET MADU

Kirim ke :

madu penyubur kandungan bbm-1

tlp

wa-1 madu penyubur kandungansms  

PEMESANAN OTOMATIS VIA WA ADMIN MADU PENYUBUR KANDUNGAN 08562765088 KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *